Postingan

langkah kaki

Kau. pergilah selagi kaki mu masih bisa melangkah, selagi waktu masih memberimu ruang, selagi kau masih tau arah untuk kau pulang. Rumah itu tidak mewah, tapi disana terkubur ingatan, tidak semuanya baik, sejarah duniapun begitu, ada yang lahir dari kesengsaraan, ketidaksesuaian, pengorbanan, seeperti hiroshima yang hancur dan kita yang senang datangnya kebebasan. Rumahku walaupun sederhana mampu membuat hidup orang orang didalamnya, merasa saling memiliki dan melindungi. Disana tersemai kasih sayang yang tumbuh saat fajar dan merekah ketika malam, seterusnya seperti itu. Ibu ku jelas punya semua yang aku mau, ia menjadi dokter yang paling hebat ketika anaknya sakit, dia menjadi chief paling handal dimuka bumi, dia menjadi mekanik paling lihai ketika mainan anaknya rusak, dia juga bisa menjadi teman bagi setiap anak anaknya. Sedang ayahku adalah yang menjadi pahlawan tak kenal lelah, yang menahannya dengan senyum terpampang di hadapan anaknya, yang memiliki serat otot kuat, yang mampu ...

kekesalan

kenapa aku lahir ? bukan untuk tidak bersyukur, tetapi aku selalu bisa bertanya tanya, aku ini apa kalau bukan sebagai manusia. apakah setiap pilihan yang kita pilih akan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan ? tidak , tidak seperti itu, kita diwajibkan untuk mau berdoa dan berjuang semampunya. aku tidak akan menjadi aku kalau aku tidak ada , bahkan pikiran yang selalu membayangi ini pun tidak akan ada, maka apajadinya hal itu. kosong. hanya kekosongan tanpa wadah. seorang anak memang tidak akan bisa memilih ingin lahir dan dibesarkan oleh siapa dan keluarga seperti apa, itulah kenapa orang tua harus punya sikap tanggung jawab, karena bagaimanapun, mereka pernah senang sebelum sang anak lahir tanpa tau menau soal tujuannya. sebagian orang tua suka bersikap acuh terhadap anaknya, seperti yang diriku rasakan  yang mungkin saja mampu

terpendam

Sedikit kata lebih baik daripada tidak sama sekali, Tapi rasanya satu hurufpun tidak mampu kutulis, keberanianku belum mampu melakukannya, setinggi apapun gunung yang kau daki, sebesar apapun tempat yang kau duduki   tidak akan mampu membuat tanda tanya ini enyah dari pikirku setiap hari, tandatanya yang membekas sejak lama, sejak kau dan pesonamu menjadi titik ledak dalam bayangku. Aku tidak pernah berfikir bahwa ini akan menjadi buruk ataupun sebaliknya ,tapi apakah jawaban dari semua ini adalah agar diriku benar benar tidak lepas darimu? Tidak lepas karena aku terus menerus   menutupi perasaanku kepadamu?, apakah nanti saat dimana aku mau jujur dan berkata dirimu akan perduli ? sungguh aku tidak memkasakan jawaban apapun itu, yang ku mau hanyalah dirimu tahu bahwa ada aku yang selalu bisa mencintaimu

kenapa

dan kata kata adalah yang bisa dibuktikan dengan tulisan, sedang perkataan adalah yang penululisannya pun belum mampu di artikan. kenapa sebagian dari kita suka bicara tentang soal mengiyakan sesuatu meski pada akhirnya bisa jadi kita tak mampu

lalu

Seburuk buruknya masalalu adalah sebaik baiknya pelajaran. Semua adalah tentang bagaiman kita menyikapinya, kita adalah nahkoda dalam derasnya gulungan ombak dan selebihnya. Ketika kau berbicara pada masalalu dan menanyakan bagaimana diriku sekarang ini, apakah lebih baik? Jawaban hanya sekedar jawaban yang terpenting cobalah untuk buktikan bersama perbuatan. Hari itu aku mendapat pesan dari seorang dimasalalu ,ia cantik dan baik, rupanya kudapati ia merindukanku , akupun pernah begitu tapi tidak seberani dirinya yang dengan lantang mampu untuk bicara, cerita itu sudah lama ada dan sudah lama pula aku tidak tahu kabarnya, bertukar cerita masalalu adalah hal menarik yang tidak terbayangkan, tidak melulu soal cinta dan kasih sayang, ini adalah tentang   semua urusan manusia dengan segala perselisihannya. Kata pertama adalah awal dari kalimat kalimat balasan berikutnya, menertawakan masalalu sudah pasti menjadi tontonan kebersamaan. Kita memang pernah bersama, membuat cerita...

terus hidup

Saya rasa hari ini, kemarin, bahkan hari hari yang akan datang, perasaanku akan tetap seperti ini padamu, layaknya bunga yang selalu terhidupi oleh derasnya hujan pagi. perasaan yang waktu itu datang begitu saja saat kutatap mata indahmu,lalu kau tersenyum membalas senyumku dan itu adalah sebuah pematik singkat luar biasa, saat itu dunia seperi sedang bahagia dan berkata,'' lihatlah telah lahir seorang dewi dari pasangan manusia yang sederhana''. Hari itu sudah 3 tahun berlalu tapi diriku selalu merasa dekat denganmu, meski sulit bagiku mengetahui lebih tentangmu hari ini, aku selalu tetap tidak bisa berhenti memikirkanmu, entah mengapa rasa rasanya memang selalu seperti itu, aku adalah yang selalu berharap dirimu untuku, tidak memikirkan siapa aku dan untuk apa semua ini, aku benar benar mencintaimu dalam sedalam dalamnya. 18 Juni 20

Bukur jagung

Mamah dan Abi pergi keluar rumah, menuju pasar malam di sebrang sana, menyebabkan diriku bersama Dafa, menjadi teman sepertidurannya, aku tidak benar benar tertidur, supaya tahu kalau dia nanti lari kemana, tidak sampai lima menit mereka pergi, Dafa terbangun, saya belum, sengaja , supaya Dafa nangis dulu, setelah kira kira 3-5 menit, saya bangun sambil memanggil manggil namanya, seakan akan dia hilang namun masih terdengar, aku sengaja, supaya panik, aku keluar masuk kamar agar suasana menjadi terasa lebih nyata, nyata jailnya, setelah puas, aku duduk disebelahnya, seraya mata yang langsung menatap. "Dafa ?? Kenapa nangis, ko tadi ga keliatan ??" Ucapku agak serius, "eeeee eeeeee eeeee eeeee eeeee" jawab dia yang kudengar, sebenarnya itu masih menangis,memang bagaimana penulisan menangis yang benar? Huhuhu ? Ah Kurasa tidak begitu, "eeeee eeeee eeee" jawabnya masih dengan suara yang sama, ah mamah pulang. Dafa sudah tenang ,menyebabkan saya mengajak Abi...